Penerapan Metode Hazard Identification, Risk Assesssment, and Determining Control (HIRADC) di Area Warehouse Guna Mencegah Kecelakaan Kerja pada PT XYZ

Authors

  • Ferry Anugerah Diponegoro University Author
  • M. Mujiya Ulkhaq Diponegoro University Author

Keywords:

gudang, identifikasi bahaya, penilaian risiko

Abstract

Rendahnya kesadaran pekerja terhadap K3 dapat berdampak pada kehilangan jam kerja, cedera permanen, penurunan reputasi, hingga menyebabkan kematian. Menurut ILO, sekitar 2,78 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan penyakit kerja setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hazard dan menilai risiko, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Penerapan HIRADC dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara kepada 8 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan terdapat banyak hazard dan risiko pada warehouse, seperti tersandung material, penyakit musculoskeletal disorders, terbentur material, dan tertabrak forklift. Hasil penilaian menunjukkan tingkat risiko tergolong rendah sebesar 24%, sedang 48%, tinggi 18%, dan esktrem 10%. Perbaikan disusun menggunakan hierarki kontrol berupa pemasangan pagar pembatas, penugasan piket, pemberian reward, dan koordinasi dengan inventory control dalam mengurangi penumpukan material. Penerapan HIRADC digunakan sebagai acuan pihak manajemen dalam mencegah kecelakaan kerja dan meminimalisir kerugian ekonomi perusahaan akibat kecelakaan kerja yang ditimbulkan.

References

Ameiliawati, R. (2022). Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) di area plant-warehouse. Media Gizi Kesmas, 11(1), 238-245.

Budiman, M. R., Suseno, A., & Wahyudin. (2022). Identifikasi potensi bahaya untuk meminimalkan kecelakaan kerja dengan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) di PT SEGARA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8, 333-339.

Cholil, A. A., Santoso, S., T RIZA, S. Y. A. H. R. I. A. L., Sinulingga, E. C., & Nasution, R. H. (2020). Penerapan metode HIRADC sebagai upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja pada divisi operasi pembangkit listrik tenaga gas uap. Jurnal Bisnis dan Manajemen (Journal of Business and Management), 20(2), 41-64.

Conger. (2024). Forklift Speed: Everything You Need to Know. Retrieved from: https://www.conger.com/forklift-speed/

ILO (2018). Occupational Health and Safety Management Systems Requirements with Guidance for Use (ISO Standard No. 45001:2018).

ILO (2019). Safety and Health at the Heart of the Future of Work: Building on 100 Years of Experience. Switzerland.

Kemenaker (2024). Kecelakaan Kerja Tahun 2023. Retrieved from: https://satudata.kemnaker.go.id/

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Permenaker) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2010 tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia (Permenaker) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Pesawat Angkut dan Angkut.

NSC (2023). 2023 Occupational Safety Highlights. Retrieved from: https://injuryfacts.nsc.org/work/work-overview/work-safety-introduction/

Purohit, S. R., & Shantha, V. (2015). Implementation of 5S methodology in a manufacturing industry. International Journal of Scientific & Engineering Research, 6(8), 225-231.

Rahmawati, S. (2025). Kurangnya komunikasi antardepartemen dalam perusahaan manufaktur dan dampaknya terhadap kinerja organisasi. Journal of Business Economics and Management, 1(4), 1107-1110.

Ramli, S. (2010). Occupational Safety and Health Management System (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja-OHSAS 18001), Seri Manajemen K3. PT. Dian R. Jakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Sehgal, N. J., & Milton, D. K. (2021). Applying the hierarchy of controls: what occupational safety can teach us about safely navigating the next phase of the global COVID-19 pandemic. Frontiers in Public Health, 9, 747894.

Standards Association of Australia. (1999). Australian Standard/New Zealand Standard 4360: 1999 Risk Management.

Tanjung, N., & Susilawati, S. (2024). Pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja bangunan terhadap keselamatan kerja. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 2(2), 86–96.

Ulkhaq, M. M. (2018). Penilaian risiko keselamatan kerja pada proses pembuatan balok jembatan dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Industrial Engineering Online Journal, 6(4).

Vikaliana, R., & Melani, W. (2024). Analisis risiko pergudangan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di Perusahaan Pengeboran Minyak dan Gas. TIN: Terapan Informatika Nusantara, 5(3), 245-257.

Published

2025-11-08