Analisis dan Usulan Reduksi Waktu Changeover Mesin Pouch-A Menggunakan SMED dengan Pendekatan 7 Steps of Problem Solving

Authors

Keywords:

7 Steps of Problem Solving, availabity, changeover, OEE, SMED

Abstract

Industri fast-moving consumer foods (FMCG) menuntut efisiensi produksi tinggi untuk menjaga daya saing perusahaan. Pada PT XYZ, overall equipment effectiveness (OEE) lini produksi pouch tercatat 78,2%, di bawah target 85%, dengan changeover berkontribusi 2,52% terhadap loss time. Mesin Pouch-A dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki frekuensi dan total waktu changeover tertinggi. Penelitian bertujuan mengidentifikasi akar penyebab inefisiensi dan merumuskan rekomendasi perbaikan untuk mempersingkat durasi changeover serta meningkatkan availability mesin. Penelitian ini menerapkan lima tahap pertama kerangka 7 Steps of Problem Solving dengan metode SMED dan beberapa tools pendukung. Akar permasalahan utama teridentifikasi pada faktor method, seperti kurangnya koordinasi dan standar kerja, serta faktor machine, seperti jalur pipa yang panjang dan reel lifter yang belum optimal. Rekomendasi berupa SOP dan visual work instruction (VWI) diproyeksikan mampu mempersingkat durasi changeover hingga 66,2% pada skenario ideal berdasarkan sesi yang diamati, menurunkan loss time changeover tahunan Pouch-A dari 305 jam menjadi 187,6 jam, dan meningkatkan availability mesin sebesar 1,40 poin persentase.

References

Ahuja, I. P. S., & Khamba, J. S. (2008). Total productive maintenance: Literature review and directions. International Journal of Quality & Reliability Management, 25(7), 709–756.

Ansurullah, A. B., Ramin, M., Ubaidillah, A., Jailani, A. Q., Rohman, A., Afif, A., & Abdullah, A. (2025). Analisis strategi inovasi produk PT Amerta Indah Otsuka Kejayan Pasuruan dalam meningkatkan daya saing di industri fast-moving consumer goods (FMCG) di Indonesia. Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah, 4(2), 1–10.

Arvianto, A., & Arista, R. (2012). Usulan perbaikan operation point sheet pada mesin feeder AIDA 1100 PT. XXX dengan menggunakan metode SMED. J@TI Undip: Jurnal Teknik Industri, 6(2), 125–136.

Erni, N., Ariyanti, S., & Dinara, R. (2016). Perbaikan sistem dan stasiun kerja pada sub-assembly (SA) door PT. Mercedes-Benz Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 4(2).

Godina, R., Pimentel, C., Silva, F. J. G., & Matias, J. C. O. (2018). A structural literature review of the single minute exchange of die: The latest trends. Procedia Manufacturing, 17, 783–790.

Gusdhiarto, F., & Nugroho, A. J. (2023). Analisis waktu standar guna mengevaluasi produktivitas pencetakan batako menggunakan metode time study. JURITEK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, 3(2), 375–389.

Hidayat, D. F., Hardono, J., & Santoso, T. M. (2020). Perbaikan waktu set-up menggunakan metode single minute exchange die (SMED) di PT HP. Journal Industrial Manufacturing, 5(1), 18–22.

Ihsan, M., Fathimahhayati, L. D., & Pawitra, T. A. (2019). Analisis beban kerja dan penentuan tenaga kerja optimal dengan metode workload analysis dan ECRS. JIME (Journal of Industrial and Manufacture Engineering), 3(2), 72–78.

Kasanah, Y. U., Suryadhini, P. P., & Astuti, M. D. (2018). Penerapan lean manufacturing untuk meminimasi waste delay pada workstation curing di PT Bridgestone Tire Indonesia. JATI UNIK: Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, 2(1), 14–23.

Latanzha, S. (2025). Optimasi waktu setup mesin CNC menggunakan metode single-minute exchange of dies (SMED) di PT X. In SENADA: Seminar Nasional Manajemen, Desain & Aplikasi Bisnis Teknologi (Vol. 8, pp. 72–85).

Markulik, S., Nagyova, A., Turisova, R., & Villinsky, T. (2021). Improving quality in the process of hot rolling of steel sheets. Applied Sciences, 11(12), 5451.

Mulyana, A., & Hasibuan, S. (2017). Implementasi single minute exchange of dies (SMED) untuk optimasi waktu changeover model pada produksi panel telekomunikasi. Sinergi, 21(2), 107–114.

Munadia, & Gani, T. A. (2019). Room charting berdasarkan pemetaan Gantt chart pada penjadwalan kuliah pengganti/tambahan di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. KITEKTRO: Jurnal Online Teknik Elektro, 4(4), 25–32.

Nisa, A. K., Hisjam, M., & Helmi, S. A. (2021). Improvement of work method with eliminate, combine, re-arrange, and simplify (ECRS) concept in a manufacturing company: A case study. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1096(1), 012016.

Nurwulan, N. R., Taghsya, A. A., Astuti, E. D., Fitri, R. A., & Nisa, S. R. (2021). Pengurangan lead time dengan lean manufacturing: Kajian literatur. JIME (Journal of Industrial and Manufacturing Engineering), 5(1), 30–40.

Pradana, A. Y., & Pulansari, F. (2021). Analisis pengukuran waktu kerja dengan stopwatch time study untuk meningkatkan target produksi di PT. XYZ. Juminten, 2(1), 13–24.

Rahayu, P., Supono, J., & Anisa, N. (2021). Implementasi SMED: Perbaikan waktu changeover part pada line produksi seat di PT. Selamat Sempurna, Tbk. Journal Industrial Manufacturing, 6(2), 105–114.

Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, K., & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi teknik wawancara dalam penelitian field research melalui pelatihan berbasis participatory action research pada mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 135–142.

Saputra, R. B., Hildayanti, J., & Prastyo, Y. (2025). Analisis efektivitas pada mesin injection moulding model Sumitomo SE50EV-A dengan metode OEE dan FMEA di PT. XYZ. Journal of Technology and Engineering, 3(1), 42–53.

Widowati, I., & Purwanto, D. (2019). Analisa proses administrasi perjalanan dinas karyawan PT. XYZ menggunakan metode why-why analysis. Jurnal Teknologika, 9(1).

Published

2026-10-22